Kabupaten OKI Raih Penghargaan Universal Health Coverage : Jaminan Kesehatan Luas untuk Masyarakat
OKI, bidiksumsel.com – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh warganya berbuah manis dengan diraihnya penghargaan Universal Health Coverage (UHC). Penghargaan ini mengapresiasi capaian OKI yang berhasil mendaftarkan lebih dari 97,93 persen penduduknya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS). Pencapaian luar biasa ini menjadikan Kabupaten OKI sebagai salah satu daerah yang sukses dalam memenuhi cakupan kesehatan semesta di Indonesia.
Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya, menerima langsung piala penghargaan UHC dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam acara resmi yang digelar di Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta Timur, pada Kamis, 8 Agustus 2024. Dalam kesempatan tersebut, Asmar menyatakan bahwa penghargaan UHC ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam mendukung program JKN-KIS guna memberikan pelayanan kesehatan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa hambatan finansial.
“Penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang kesehatan melalui program JKN-KIS. Kami berharap setiap warga OKI bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dan mudah diakses,” ungkap Asmar penuh optimisme.
Capaian UHC yang dicapai Kabupaten OKI ini tak lepas dari peran dan dukungan banyak pihak. Asmar menjelaskan bahwa terwujudnya jaminan kesehatan semesta ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten OKI, DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah pihak terkait lainnya. Kolaborasi ini mencakup peningkatan infrastruktur kesehatan, penyediaan tenaga medis yang kompeten, serta fasilitas kesehatan yang siap melayani masyarakat.
“Pencapaian UHC ini diiringi dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas. Kami memperkuat sarana, prasarana, dan sumber daya manusia, baik di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program JKN-KIS,” tambah Asmar.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H. Iwan Setiawan, juga turut mengomentari pencapaian ini. Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan OKI per 1 Agustus 2024, sebanyak 763.773 jiwa dari total 779.894 penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, dengan tingkat cakupan UHC mencapai 97,93 persen. Angka ini bahkan melebihi target nasional sebesar 95 persen, menunjukkan komitmen Kabupaten OKI yang luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakatnya.
“Kabupaten OKI telah melampaui target UHC nasional yang ditetapkan. Ini adalah momen penting bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan upaya kami dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Iwan Setiawan. Ia menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan kesehatan, termasuk memastikan ketersediaan obat-obatan di semua fasilitas kesehatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan di setiap kelas pelayanan.
Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten OKI telah merencanakan beberapa langkah strategis. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit, agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan hak mereka. Selain itu, layanan BPJS Kesehatan juga disesuaikan dengan kelas yang telah ditentukan, sehingga warga dapat menerima perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Kami akan memastikan setiap fasilitas kesehatan berjalan dengan baik dan layak digunakan oleh masyarakat, sehingga mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan sesuai dengan kelasnya,” kata Iwan Setiawan. Pemerintah Kabupaten OKI berharap bahwa dengan adanya jaminan ketersediaan fasilitas dan layanan yang memadai, masyarakat akan semakin merasakan manfaat dari program JKN-KIS.
Dalam sambutannya pada acara penghargaan UHC, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam mencapai target UHC. Ma’ruf Amin menekankan bahwa semua kepala daerah di Indonesia perlu memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil dan perbatasan.
“Saya mengapresiasi dedikasi dan komitmen tinggi para kepala daerah dalam mewujudkan UHC dengan cakupan kepesertaan JKN minimal 95 persen dari total penduduk. Penghargaan ini seharusnya menjadi motivasi bagi semua pihak untuk mengoptimalkan layanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas, dan merata,” ucap Ma’ruf Amin.
Wapres juga menambahkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Indonesia sangat penting, khususnya bagi masyarakat di daerah perbatasan atau kepulauan yang seringkali sulit terjangkau oleh layanan kesehatan. Ia berharap pemerintah daerah terus memperluas cakupan UHC hingga mencapai 100 persen.
“Kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, di manapun mereka berada, tanpa ada kendala dalam mengakses fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Menyikapi pesan dari Wakil Presiden, Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan agar cakupan UHC di daerah ini dapat terus meningkat hingga mencapai 100 persen. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten OKI berencana memperkuat upaya kolaborasi dengan pihak swasta, meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil, serta melakukan pendataan lebih lanjut guna memastikan setiap warga mendapatkan akses kesehatan yang layak.
“Kami akan bekerja keras agar seluruh masyarakat OKI, dari desa hingga kota, mendapatkan layanan kesehatan yang mereka butuhkan. Kami berharap dengan langkah-langkah yang telah direncanakan, Kabupaten OKI dapat segera mencapai UHC 100 persen,” terang Iwan Setiawan.
Di samping itu, Pemerintah Kabupaten OKI juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui penyuluhan kesehatan di berbagai kesempatan, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta memahami manfaat dari program JKN-KIS. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya berpartisipasi dalam program kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Dengan capaian UHC yang luar biasa ini, Kabupaten OKI tidak hanya menjadi pelopor dalam menjamin kesehatan warganya, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Pemerintah Kabupaten OKI berharap, dengan diraihnya penghargaan UHC ini, daerah lain bisa terinspirasi untuk mengupayakan layanan kesehatan semesta bagi warganya. Terlebih, dengan dukungan pemerintah pusat dan keterlibatan aktif masyarakat, seluruh daerah di Indonesia dapat semakin mendekati pencapaian UHC secara nasional.
Kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten OKI melalui capaian UHC ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan terbaik untuk warganya. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah, DPRD, serta sektor swasta, masyarakat Kabupaten OKI dapat merasa aman dan terlindungi dalam aspek kesehatan.
Capaian ini diharapkan dapat berlanjut, sehingga seluruh warga Kabupaten OKI mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa adanya hambatan finansial atau geografis. Semoga langkah-langkah positif ini membawa Kabupaten OKI dan Indonesia pada umumnya menuju masa depan dengan layanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan merata untuk semua. (on)







