Palembang, bidiksumsel.com,-
PT Syarifah Alawiyah Insyirah (SAI), biro perjalanan umrah dan haji berbasis syariah, resmi memperluas jaringan layanannya dengan membuka kantor cabang ke-18 di Indonesia.
Peresmian cabang tersebut berlangsung pada Selasa siang (6/10/2026), di kantor pusat PT SAI yang berlokasi di Ruko Nomor 3, Kompleks Boulevard Citra Grand, Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.
Owner PT SAI, Syarifah Faradilla Assegaf atau yang akrab disapa Umi Syarifah, mengatakan pembukaan cabang di Palembang merupakan bagian dari ekspansi perusahaan untuk menjangkau tingginya minat masyarakat Sumatera Selatan terhadap perjalanan ibadah umrah.
Menurutnya, Palembang memiliki potensi pasar yang besar. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,8 juta jiwa dan mayoritas beragama Islam, antusiasme masyarakat terhadap ibadah umrah dinilai tidak kalah dibandingkan sejumlah kota besar lainnya, seperti Medan dan Padang.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar membuka usaha, tetapi memberikan jembatan bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah dengan mudah. Keunggulan utama kami adalah kecepatan proses. Jika persyaratan dokumen lengkap, jemaah bisa berangkat dalam waktu satu minggu, dua minggu, atau satu bulan setelah pembayaran,” ujar Syarifah Faradilla.
Ia menegaskan, pembukaan kantor cabang di Palembang menjadi langkah strategis PT SAI dalam memberikan akses layanan perjalanan umrah yang lebih mudah, cepat, transparan, dan sesuai prinsip syariah bagi masyarakat.
Berbeda dengan pola sejumlah agen perjalanan konvensional yang terkadang membuat calon jemaah harus menunggu keberangkatan hingga berbulan-bulan, PT SAI mengedepankan efisiensi dan transparansi dalam proses pelayanan.
Tak hanya mengurus keberangkatan, SAI juga membantu calon jemaah dalam berbagai kebutuhan administratif, mulai dari pengurusan paspor, vaksinasi hingga pemesanan kursi penerbangan atau booking seat.
Dengan demikian, calon jemaah tidak perlu direpotkan dengan berbagai proses administrasi yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan.
Paket Umrah Mulai Rp29 Jutaan
Untuk memberikan pilihan sesuai kemampuan dan kebutuhan jemaah, PT SAI menyediakan berbagai paket perjalanan umrah.
Paket paling ekonomis ditawarkan mulai dari sekitar Rp29 jutaan dan kerap disertai dengan program promo. Selain itu, tersedia Paket Bintang 3 Plus, Paket Berkah dengan fasilitas hotel bintang 4, hingga Paket Mabrurah dengan fasilitas bintang 5 serta paket VIP.
Tidak hanya menawarkan paket umrah reguler, SAI juga menyediakan sejumlah paket tematik yang dapat disesuaikan dengan momentum dan destinasi perjalanan.
Di antaranya Umrah Plus Turki, Umrah Plus Mesir, Umrah Awal Ramadan, Umrah Akhir Musim, Umrah Awal Tahun, serta Umrah Syawal.
Dari sisi pembayaran, perusahaan juga menerapkan sistem yang dinilai lebih fleksibel bagi calon jemaah. Calon jemaah dapat membayar uang muka atau DP dengan nominal sesuai kemampuan, selama memiliki komitmen untuk melanjutkan proses pelunasan.
Pelunasan dapat dilakukan secara bertahap hingga dana yang dibutuhkan terkumpul. Setelah pembayaran terpenuhi, barulah jadwal keberangkatan ditentukan.
“Kami tidak menganut sistem ‘berangkat dulu, bayar belakangan’. Prinsip kami adalah amanah. DP boleh berapa saja, yang penting ada komitmen. Kami ingin memudahkan umat tanpa memberatkan,” tegas Syarifah.
Ada Promo Beli 10 Gratis 1 hingga Cashback Rp3 Juta
Momentum pembukaan kantor cabang di Palembang juga dimanfaatkan PT SAI dengan menghadirkan sejumlah promo khusus bagi masyarakat.
Promo tersebut di antaranya program “Beli 10 Gratis 1”, “Beli 5 Gratis 1”, serta cashback hingga Rp3 juta.
Promo ini menjadi bagian dari strategi SAI untuk memperkenalkan layanan dan paket perjalanan umrah kepada masyarakat Palembang dan sekitarnya.
Pemkot Palembang Apresiasi Kehadiran SAI
Sementara itu, Asisten II Pemerintah Kota Palembang, Isnaini Madani, menyambut positif investasi dan ekspansi PT SAI di Kota Palembang.
Menurutnya, sektor pariwisata religi, khususnya perjalanan umrah dan haji, memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
“Pemerintah Kota Palembang mengapresiasi langkah strategis PT SAI. Kami berharap kehadiran kantor cabang ini dapat menjadi pusat pelayanan yang amanah, profesional, dan terpercaya. Aspek kepercayaan, kenyamanan, dan keamanan harus menjadi prioritas utama karena ini menyangkut amanah ibadah,” kata Isnaini.
Ia berharap keberadaan perusahaan perjalanan umrah tersebut tidak hanya memberikan pilihan layanan kepada masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kota Palembang.
Hal senada disampaikan Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kes. M. Ridwan Nawawi. Ia mengingatkan pelaku usaha perjalanan umrah agar tetap mengedepankan integritas dan kualitas pelayanan di tengah ketatnya persaingan bisnis.
Menurut Ridwan, persaingan antarbiro perjalanan jangan sampai mendorong pelaku usaha melakukan perang harga atau banting harga secara tidak wajar yang pada akhirnya justru berpotensi merugikan jemaah.
“Kunci utamanya adalah pelayanan dan amanah. Jangan sampai karena mengejar kompetitivitas, kualitas layanan menurun. SAI telah menunjukkan komitmen dengan adanya pendampingan syariah dan jaringan nasional yang kuat. Ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ungkap Ridwan.
Kini Miliki 18 Titik Layanan
Dengan dibukanya cabang Palembang, PT SAI kini telah memiliki 18 titik layanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Jaringan tersebut antara lain berada di Aceh, Padang, Mamuju, Palopo, Sinjai, Makassar, Gorontalo, serta sejumlah wilayah lainnya.
Dalam pengembangan bisnisnya, SAI juga menggandeng sejumlah mitra strategis. Salah satunya Datuk Zainul Anwar, Founder Flavors, yang berperan dalam aspek penerbangan dan operasional.
Melalui perluasan jaringan dan kolaborasi tersebut, PT SAI berkomitmen meningkatkan standar pelayanan hingga ke level internasional.
Kehadiran cabang di Palembang diharapkan tidak hanya menjadi pintu baru bagi masyarakat Sumatera Selatan untuk mendapatkan layanan perjalanan ibadah yang aman dan profesional, tetapi juga turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata religi dan penyerapan tenaga kerja. (dkd)












