Kemensos Apresiasi Kesiapan Palembang, Sekolah Rakyat Segera Dibangun Juni 2026

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mendorong percepatan pembangunan program Sekolah Rakyat sebagai solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kota Palembang pun dinilai siap menjadi salah satu daerah percontohan dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Hal ini terungkap usai pertemuan antara Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dr. Robben Rico, yang berlangsung di Kantor Kemensos pada Rabu (1/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kemensos memberikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kota Palembang yang dinilai serius dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Bahkan, Palembang disebut sebagai salah satu kota strategis dalam pengembangan pendidikan berbasis pengentasan kemiskinan.

“Palembang ini salah satu kota yang cukup siap. Program Sekolah Rakyat di sini sudah mulai berjalan, bahkan menjadi perhatian karena menyasar langsung anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan,” ujar Dr. Robben Rico.

Meski memberikan apresiasi terhadap kesiapan daerah, Kementerian Sosial Republik Indonesia tetap menekankan pentingnya percepatan penyelesaian persoalan lahan dan administrasi. Status lahan harus dipastikan dalam kondisi “clear and clean”, sehingga proses pembangunan tidak menemui hambatan di kemudian hari.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan gagasan pemerintah pusat untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa, khususnya dari keluarga miskin dan rentan. Tidak hanya menyediakan pendidikan gratis, konsep sekolah ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa secara menyeluruh.

Setiap siswa nantinya akan mendapatkan pembiayaan sekitar Rp4 juta per bulan, yang mencakup kebutuhan makan, perlengkapan sekolah, hingga operasional tenaga pengajar. Sekolah ini juga dirancang dengan fasilitas yang setara dengan sekolah unggulan nasional.

Sebagai gambaran, standar pendidikan dan fasilitas yang diusung bahkan ditargetkan mendekati kualitas sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara, yang selama ini dikenal memiliki sistem pendidikan berbasis kedisiplinan dan karakter.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga miniatur pengentasan kemiskinan,” tegas Dr. Robben Rico.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, menegaskan kesiapan penuh pemerintah kota dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Palembang telah menyiapkan lahan sekitar 6,7 hektare yang dilengkapi dengan rencana pengembangan infrastruktur pendukung, termasuk akses jalan menuju lokasi sekolah.

“Kami punya semangat yang sama. Lahan sudah disiapkan, akses jalan akan diperbaiki, termasuk kelengkapan administrasi seperti AMDAL dan analisis lalu lintas,” ujar H. Aprizal Hasyim.

Pemerintah Kota Palembang menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat dimulai pada Juni 2026. Salah satu lokasi yang telah disiapkan berada di kawasan Lanud Sri Mulyono Herlambang, dengan luas lahan mencapai sekitar 6,9 hektare.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun terdapat keterbatasan aset, pemerintah kota mendapat dukungan dari pihak Lanud melalui skema pinjam pakai lahan, sembari menunggu proses hibah resmi selesai.

Sekolah Rakyat di Palembang diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Seluruh biaya pendidikan, termasuk seragam sekolah dan kebutuhan belajar lainnya, akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, M. Raimon Lauri, menegaskan bahwa program ini difokuskan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori miskin ekstrem, khususnya kelompok Desil 1 dan 2 yang selama ini rentan mengalami putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Yang terpenting adalah tepat sasaran. Sekolah ini hadir untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak secara gratis,” kata M. Raimon Lauri.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan berkualitas.

Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan program Sekolah Rakyat di Kota Palembang. Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan pendidikan gratis, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan konsep pendidikan yang terintegrasi dan dukungan fasilitas yang memadai, Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kemandirian.

Ke depan, keberhasilan implementasi program ini di Palembang berpotensi menjadi model nasional yang dapat diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia. Jika berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi solusi pendidikan, tetapi juga tonggak penting dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *