Home Kriminal Septiadi Jadi Korban Pencurian dan Kekerasan, Polsek Peninjauan Berhasil Tangkap Pelaku

Septiadi Jadi Korban Pencurian dan Kekerasan, Polsek Peninjauan Berhasil Tangkap Pelaku

fhoto:Humas Polres OKU

2 Pelaku Berhasil Diamankan, 3 Pelaku Masih Buron

OKU, bidiksumsel.com – Septiadi bin Huzairin (28) warga perumahan RS Sriwijaya blok ID 04 RT 13 RW 05 Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU hari Jumat lalu (21/05/2021), menjadi korban pencurian dan kekerasan di dusun V desa SP 3 Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU.

Berdasarkan keterangan, Suptiadi bercerita dirinya merupakan sopir sales PT. HMS Sampoerna saat hendak menjual rokok didesa sp 3 dusun V blok G dengan menggunakan 1 (satu) unit kendaraan mobil grand max warna putih dengan nopol BG 8724 AH.

Setelah sampai di toko sp 3 Kecamatan Peninjauan sekira pukul 10.15 wib korban didatangi oleh 4 orang tak dikenal dan langsung menodongkan senjata tajam ke arah korban sambil mengatakan “sini kan barang-barang kau” ujarnya meniru perkataan pelaku.

Kemudian satu pelaku menggeledah tubuh korban, dan satu pelaku memutus kan tas yang masih diselempangkan dibadan korban dan membawa tas parasut warna biru yang berisikan 1 (satu) buah KTP, SIM, handphone Oppo A5s warna merah.

Barang lain berupa 2 (dua) buah kartu ATM mandiri yang berisikan saldo uang sebesar Rp 1.800.000, serta uang tunai dari hasil penjualan rokok lebih kurang Rp 800.000 raib dibawa pelaku, dan akhir nya korban melapor ke Polsek peninjauan dengan laporan polisi : LP.B/11/V/2021/SPKT/Polsek peninjauan/Polres Ogan Komering Ulu/Polda sumatera-selatan, tanggal 21 mei 2021.

Menindak lanjuti laporan tersebut, anggota reskrim Polsek peninjauan dipimpin oleh Ipda Fitrawadi, SH bersama anggota dan di Back up oleh team Reskrim singa Ogan polres OKU, dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Bagus aji Widya Randhika, S.Trk, melakukan under cover buy transaksi pembelian handphone tersebut.

fhoto:Humas Polres OKU

“Alhasil didapati handphone tersebut, pada tersangka tindak pidana pasal 480 KUHP, bernama Febri dan petugas melakukan introgasi terhadap pelaku, dan akhirnya pelaku mengakui bahwa handphone Oppo A5s warnah merah adalah milik korban yang didapat dengan cara membeli dari tersangka Merzon Apreli,” papar Fitrawadi. Rabu, (23/06/2021).

setelah indentitas pelaku sudah diketahui, team petugas Reskrim Polsek peninjauan dan team singa Ogan polres Oku, bergerak mengamankan tersangka Merzon alias icon yang sedang berada di rumah nya dan dilakukan dirumah tersangka lainnya akan tetapi tiga pelaku berhasil kabur dan menjadi DPO masing-masing bernama :
1. Edi Setiawan (idi) bin Inal (30) warga desa SP 3 blok e kecamatan peninjauan kabupaten OKU.
2. Sandi (30) warga desa lubuk rukam kecamatan peninjauan kabupaten OKU.
3. Beri bin kajut (30) warga desa lubuk rukam.

“Adapun barang bukti hasil kejahatan yang diamankan petugas berupa handphone Oppo A5s warna merah serta bukti lain untuk penyelidikan lebih lanjut, dan terhadap dua pelaku berhasil ditangkap hari Selasa tanggal 22 Juni 2021 antara pukul 16.00 wib sampai 17.30 wib,” ulasnya.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, S.IK. MH, melalui kasi Humas polres OKU, AKP Mardi Nursal menjelaskan, dua tersangka dan barang bukti sudah diamankan petugas Polsek peninjauan.

“Dan tersangka yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) petugas Reskrim singa Ogan polres OKU dan Reskrim peninjauan masih melakukan pengejaran terhadap tersangka yang menjadi DPO, dan kepada masyarakat yang mengetahui tersangka DPO diharapkan supaya melaporkan kepetugas kepolisian terdekat,” pungkasnya. (budi utomo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here