Home Kota Palembang Sebanyak 657 Tenaga Kesehatan di Palembang Sudah Divaksin

Sebanyak 657 Tenaga Kesehatan di Palembang Sudah Divaksin

Santy Mirza

PALEMBANG – Sebanyak 657 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Palembang sudah disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac.  Pelaksana tugas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang, Santy Mirza, mengatakan, sebetulnya ada 923 Nakes yang datang untuk divaksin.

Tapi dari jumlah itu hanya 657 orang yang memenuhi kriteria untuk divaksin. “Ada juga 102 nakes yang ditolak karena ada penyakit pendamping,” ujar Santy, Jumat (22/1/2021).

Dia menjelaskan, terkait dengan kondisi sasaran vaksin ada yang tunda/pending disebabkan hamil/menyusui, gula darah tidak terkontrol, demam, batu pilek, dan tekanan darah tidak terkontrol.

“Untuk kondisi ini menunggu sampai selesai (hamil/menyusui), demam sembuh, dan gula darah/tekanan darah terkontrol baru bisa disuntik vaksin,” Santy menerangkan.

Adapun yang batal divaksin, Santy melanjutkan, karena. mengidap penyakit berat, seperti sakit autoimun lupus, penyintas covid, penyakit asma/ppok/, tbc, hematoid, dan lainnya.

“Sasaran covid ketika diskrining screening sebelum suntik vaksin, yakni diberikan 16 pertanyaan. Jika satu saja pertanyaan tercentang, maka akan langsung tunda atau batal,” ujar Santy.

Dia mengatakan pula, sebanyak 5.760 vial vaksin sudah masuk ke gudang farmasi Palembang dan sudah didistribusikan di 23 puskesmas. “Masih dua puskesmas lagi yang belum didistribusikan. Nanti kita konfirmasi lagi.”

Sementara itu, Direktur Utama (RSUD Palembang BARI, Makiani, mengatakan, sampai saat ini sebanyak 72 orang sudah disuntik vaksin di RSUD BARI. Dimulai dari Wali Kota Palembang Harnojoyo dan Forkompinda, tanggal 13 Januari, hingga nakes dan Sekda Ratu Dewa.

“Peruntukkan vaksin di RSUD BARI sudah kita bagi untuk tahap dua, sehingga dipastikan ketersediannya cukup dua kali suntik.” (mmn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here