Home Advetorial Rapurna ke-7 Masa Persidangan I 2022 DPRD Kota Palembang Dibuka

Rapurna ke-7 Masa Persidangan I 2022 DPRD Kota Palembang Dibuka

fhoto : Rapurna ke-7 Masa Persidangan I 2022 DPRD Kota Palembang Dibuka/(bidiksumsel.com/dkd)

Palembang, bidiksumsel.com – Rapat Paripurna (Rapurna) ke-7 masa persidangan I Tahun 2022 DPRD Kota Palembang dibuka sekaligus dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Adzanu Getar Nusantara. Senin, (23/05/2022).

Rapat paripurna tersebut membahas laporan Bapemperda DPRD Kota Palembang terhadap pembahasan 3 rancangan peraturan daerah (Raperda) dan persetujuan bersama, pendapat akhir Walikota terhadap 3 rancangan Perda, dan laporan reses anggota DPRD kota Palembang, penutupan MP ke I tahun 2022.

Pembukaan MP ke II tahun 2022, perpindahan susunan alat kelengkapan anggota DPRD kota Palembang, pengumuman perubahan susunan keanggotaan fraksi partai PKS, pengumuman pemberhentian pimpinan DPRD dan pengumuman pengganti pimpinan DPRD sisa masa jabatan 2019 – 2024 fraksi partai PDI-P.

fhoto : Rapurna ke-7 Masa Persidangan I 2022 DPRD Kota Palembang Dibuka/(bidiksumsel.com/dkd)

Laporan reses DPRD Kota Palembang untuk daerah pemilihan (Dapil) I DPRD kota Palembang untuk wilayah IB I, IB II, Bukit Kecil, dan Gandus di wakili KGS Ishak Yasin, mengusulkan pembangunan rehabilitasi berat kantor kelurahan Lorok Pakjo, usulan perbaikan anak sungai Sekanak yang ambruk di RT 47 RW 14, usulan pemeliharaan pengecoran jalan sungai kanal Lorok Pakjo yang panjang nya kurang lebih 450 meter, dan usulan pemasangan lampu jalan di 7 titik, RT 05 RW 01 Kel.lorok Pakjo.

Dapil II DPRD kota Palembang yakni wilayah Sukarami, Alang Alang Lebar, dan Kemuning H Ganepo Rohim SE meminta perbaikan infrastruktur seperti Jembatan, Jalan dan drainase, perbaikan aliran sungai, pemasangan lampu di beberapa titik, permintaan ini merupakan aspirasi masyarakat di dapil II DPRD kota Palembang.

Dapil III DPRD kota Palembang yakni wilayah Ilir Timur I, IT II, IT Tiga Hj. Yulfa Cindosari SE mengatakan, aspirasi masyarakat di dapil III meminta kepada Pemkot untuk memperhatikan dampak pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) bagi masyarakat, ada nya temuan balai desa yang tidak di manfaatkan oleh warga ditambah lagi terlihat kotor dan tidak terawat, perbaikan infrastruktur jalan, drainase dan lain nya.

fhoto : Rapurna ke-7 Masa Persidangan I 2022 DPRD Kota Palembang Dibuka/(bidiksumsel.com/dkd)

Dapil IV DPRD kota Palembang yakni wilayah Sako, Sematang Borang, dan Kalidoni Teddy Pratama SH mengatakan, untuk memprioritaskan infrastruktur berupa perbaikan berupa perbaikan serta pemeliharaan jalan, saluran air, normalisasi retensi, drainase.

Mengingat banyaknya titik banjir di saat musim hujan, merespon pengaduan lampu jalan yang mati atau rusak, menambah titik lampu yang masih kurang, banyaknya masyarakat kurang mampu yang belum mendapatkan KIS, dan kepada PDAM Tirta Musi agar menambah jangka waktu penyaluran air bersih, mengalosasikan pemasangan pipa gas.

Dapil V DPRD kota Palembang wilayah Plaju dan Seberang Ulu II Idrus Rofiq mengatakan, bahwa masyarakat di dapil V mengusulkan perbaikan jalan terutama jalan lingkungan, jembatan, drainase, dan sarana kebersihan.

Selain itu ada beberapa kritikan antara lain minim nya penerangan lampu jalan, kepada pihak terkait untuk segera menindaklanjuti hal ini untuk meningkatkan keamanan masyarakat, memperhatikan kesejahteraan pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas, program kartu KIS dan bantuan sosial lain nya yang tidak tepat sasaran.

Dapil VI DPRD kota Palembang meliputi wilayah Kertapati, Seberang Ulu I, dan Jakabaring Fauzih Ahmad mengatakan, bahwa banyak sekali usulan dari aspirasi dari masyarakat yang telah di sampaikan semua dapil dan pihaknya mengharapkan kepada Pemkot Palembang untuk membuat pamprin sesuai dengan budget dari semua usulan rekanan di dapil 1 sampai dapil VI.

fhoto : Rapurna ke-7 Masa Persidangan I 2022 DPRD Kota Palembang Dibuka/(bidiksumsel.com/dkd)

sementara itu ditempat yang sama, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, rancangan perda ini berasal dari DPRD kota Palembang dan dibahas oleh DPRD kota Palembang dan Walikota Palembang yang disetujui bersama.

“Saya ucapkan terimakasih telah menyampaikan dan menyetujui atas rancangan tersebut sehingga bisa cepat di realisasikan untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD kota Palembang dari Partai Gerinda Adzanu Getar Nusantara mengatakan, dalam rapat paripurna tersebut ada 8 agenda rapat paripurna sehingga memakan waktu yang cukup lama.

“Agenda rapat paripurna kali ini cukup lama menyita waktu karena ada 8 agenda. serta adanya perubahan alat kelengkapan dewan karena ada tambahan usulan pergantian pimpinan dari fraksi PDI Perjuangan sehingga memakan waktu,” ujarnya.

Masih kata Adzanu, untuk hasil laporan reses akan diteruskan kepada Pemkot Palembang yang nantinya akan di follow up dari DPRD melalui anggota yang duduk di komisi.

“Anggota komisi akan memfollow up bagaimana laporan reses dari dapil dapil yang akan di tindaklanjuti sesuai dengan mitra mereka di komisi masing-masing,” tutupnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here