Home Kota Palembang Pemkot Palembang Mewakili Propinsi Sumsel dalam Ajang PPD 2021

Pemkot Palembang Mewakili Propinsi Sumsel dalam Ajang PPD 2021

Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang Harrey Hadi

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang melaju ke tahap kedua dalam ajang Penghargaan Perencanaan Daerah (PPD). Palembang menjadi satu-satunya kota yang mewakili Provinsi Sumsel pada perhelatan yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas)RI.

Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang Harrey Hadi, mengatakan, ibu kota Provinsi Sumsel ini sebelumnya  juara perencanan pembangunan tingkat provinsi untuk kategori kota, kemudian dikirim ke nasional untuk ikut PPD tingkat nasional.

“Kita lulus tahap pertama (seleksi dokumen), masuk ke 15 besar. Karena itu jadi satu-satunya yang mewakili Sumsel,” ujar Harrey, Rabu (10/3/2021).

Pada tahap II, pada tanggal 18 Maret, berdasarkan jadwal, Palembang akan melakukan presentasi atau paparan secara virtual. Di tahap ini, kata Harrey, jadi penentu untuk bisa meraih 10 besar PPD Bapenas tahun 202.

Sebab, dari 15 besar akan dipilih setiap 10 kabupaten dan 10 kota dengan perencanaan pembangunan yang dinilai terbaik, dan juga dibuktikan dengan hasil implementasi di lapangan.

“Jadi Kepala Bappeda paparan ditahap II, dinilai semua aspek oleh tim indepen, dan juga Bapenas Setelah itu dipilih 10 besar. Mudah – mudahan kita bisa mencapai peringkat 5 besar, dan mengulang prestasi serupa yang pernah kita raih di 2018 dengan menempati peringkat 2 nasional,” ujar Harrey.

Jika lolos 10 besar, dipastikan Pemkot Palembang juga akan mendapat Dana Insentif Daerah (DID). Semakin tinggi peringkat, DID yang didapat kian besar.

“Nominal pastinya kita belum tau berapa untuk DID ini. Tapi, saat 2018 kita raih posisi kedua dapat DID Rp8 miliar dan diserahkan oleh Presiden,” Harrey menerangkan.

Adapun penilaian yang menjadi aspek perencanaan yang disusun mampu meningkatkan parameter makro. Seperti pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, stabilitas inflasi dan capaian lainnya yang tercantum dalam target RPJMD 2018 – 2023.

“Bahwa perencanan kita on the track, hasil capaian – capaiannya dapat dilihat. Ini tidak lepas dari kerja keras kita semua di bawah kepemimpinan Wali Kota, dan Wakil Wali Kota. Tidak mudah mendapat prestasi ini perlu kerja keras kita bersama,” ujar Harrey. (mnn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here