Home Palembang Jelang Idul Fitri KAGAMA Bagikan Beras 1,5 Ton Beras ke Masyarakat Kurang...

Jelang Idul Fitri KAGAMA Bagikan Beras 1,5 Ton Beras ke Masyarakat Kurang Mampu

Palembang, bidiksumsel.com – Untuk kesekian kali nya Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA) Sumsel kembali memberikan bantuan kepada warga kota Palembang.

Bantuan tersebut berupa bahan pokok yakni beras sebanyak 1,5 ton yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua KAGAMA Sumsel, Joko Siswanto yang diwakilkan oleh Wakil ketua II, DR. Drh. Jafrizal MM yang di terima secara langsung oleh Sekretaris Camat Plaju Agus Budiman di Kantor kecamatan Plaju Jalan D.I Panjaitan No 1 Plaju. Selasa, (11/05/2021)

“Kegiatan ini merupakan kepedulian keluarga KAGAMA untuk membantu masyarakat kurang mampu yang ada di kota Palembang dan kegiatan bakti sosial ini merupakan kegiatan yang rutin kami lakukan sejak April tahun lalu,” jelasnya.

Beras sebanyak 1,5 Ton tersebut, di distribusikan ke wilayah Plaju, Jakabaring, kertapati, Kalidoni, dan wilayah lain masing masing 50 kantong yang mana 1 kantong nya berisi beras seberat 5 kg.

“Jika untuk panti asuhan ada 100 kantong beras, masing masing berat nya 5 kg, jika di satu keluarga banyak anggota nya kita bagikan 2 atau tiga kantong,” katanya.

Pembagiannya nanti tergantung dari kebijaksanaan camat dimana pihak nya serahkan bantuan. “Pihak kecamatan bekerjasama dengan lurah pasti tahu dimana keluarga yang pantas mendapatkan nya,” ujarnya.

Jafrizal juga menambahkan, bahwa di keluarga KAGAMA mempunyai Program pementasan kemiskinan di Sumsel yang mana program ini pihaknya sudah MOU kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot).

Ia mengatakan, Kemiskinan itu dimensi nya luas tidak hanya satu dimensi. Namun multidimensi maka dari itu di keluarga KAGAMA alumni nya ada dari berbagai Jurusan.

Salah satu contohnya Jafrizal yang seorang dokter hewan sehingga bisa membantu dari segi hewan baik hewan ternak, maupun hewan kesayangan dan ada lagi dari jurusan lain maka dari itu kemiskinan itu multidimensi

“Kita mengumpulkan dan mendata alumni alumni UGM yang ahli di bidangnya masing-masing dari berbagai angkatan dan jurusan. Namun kita belum berkumpul ketua KAGAMA telah sudah menghadap yang maha kuasa di bulan Maret lalu dan kami melanjutkan program dari beliau,” paparnya

Program mengentaskan kemiskinan ini amanah dari Ketua KAGAMA dan sudah masuk di program kerja KAGAMA yang akan rutin di laksanakan.

Ketika ditanya kenapa hanya beras, ia menjelaskan bahwa beras itu merupakan makanan pokok orang Indonesia, walaupun tidak ada lauk, beras di masak menjadi nasi, ketika di makan meskipun tidak ada lauk hanya pake sambal dan kerupuk saja sudah lebih terasa nikmatnya.

“Apalagi di bulan suci Ramadhan ini Jika untuk bayar zakat kan dengan beras itu lebih utama dan lebih afdhol,” tandasnya

Keluarga miskin di Palembang saat ini kan sudah naik apalagi sejak pandemi covid-19 melanda kota Palembang. “Sejak pandemi melanda kemiskinan bertambah banyak, atau di sebut miskin baru, kalaupun turun itu jumlah pembagi nya yang naik,” tambahnya

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Plaju Agus Budiman mengatakan, bahwa pihaknya akan mendistribusikan beras bantuan dari KAGAMA ke masyarakat yang berhak menerima nya.

“Kami menerima bantuan 50 kantong yang masing-masing berisi beras seberat 5 kg jadi jumlah semuanya 250 kg,” imbuhnya

Beras tersebut akan di bagikan ke masyarakat kurang mampu yang data nya sudah terdaftar di kecamatan Plaju. Pihaknya bekerjasama dengan 6 kelurahan minus komperta seperti plaju darat, plaju ulu, talang putri, plaju Ilir, talang bubuk.

“Semoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu terutama masyarakat miskin baru,” katanya.

Agus juga menjelaskan bahwa dari pihak kecamatan juga memiliki program bantuan untuk masyarakat miskin yang ada di kecamatan Plaju. “Kami mempunyai program bantuan yang kami sebut program serbu yakni sedekah sehari minimal seribu,” ungkapnya.

Program Serbu tersebut sudah ada sejak 6 bulan yang lalu, di laksanakan di setiap hari Jum’at, yang mana dana nya di dapatkan dari para pegawai yang bekerja di kecamatan.

“Kami menyisikan setiap hari nya Rp 1000 lalu kami kumpulkan yang kemudian hasilnya di belikan paket sembako, yang biasanya rata rata perminggu 20-30 paket yang kami bagikan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga memperdaya kan UMKM yang ada di kecamatan Plaju sehingga dapat membantu masyarakat agar tidak menjadi miskin lagi.

“Kami berharap semoga pandemi covid-19 segera berakhir, sehingga ekonomi bisa kembali pulih dan kami juga berharap masyarakat bisa tetap menjaga protokol kesehatan,” tuturnya.(dkd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here