Home Berita Pemprov Hadiri Vaksinasi Massal Anak-anak Usia 12-18 Tahun, Ini Kata Dinkes dan Plh...

Hadiri Vaksinasi Massal Anak-anak Usia 12-18 Tahun, Ini Kata Dinkes dan Plh Sekda Sumsel

fhoto : Kepala Dinkes Sumsel, Lesty Nurainy/(bidiksumsel.com/dkd)

Palembang, bidiksumsel.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy bersama Plh Sekda Sumsel H. Akhmad Najib menghadiri pelaksanaan vaksinasi massal untuk anak-anak usia 12-18 tahun di RSMH Palembang. Sabtu, (10/07/2021)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nuraini mengatakan, vaksinasi untuk anak- anak remaja usia 12-18 tahun mulai dilaksanakan hari ini. Sebelumnya juga dilaksanakan vaksin untuk usia 18 tahun keatas, dan usia 60 tahun sudah berjalan.

“Semua vaksinasi sudah kita laksanakan, Artinya segmentasi vaksinasi ini sudah tidak ada, jadi seluruh bisa di vaksin hanya saja masalah di Sumsel ini stock vaksin yang terbatas, namun sudah secara bertahap di kirim dari kementrian kesehatan RI,” jelasnya.

Perlu diketahui, pada saat target vaksinasi 1 juta perhari (26/06/2021) yang lalu untuk Sumsel mendapatkan target 31.696,- vaksin, malah melebihi target yakni tercapai di 77.815,- atau 245 persen.

“Artinya masyarakat Sumsel animonya juga tinggi dan menjalankan tim Vaksinator juga sangat bersemangat,” ujarnya.

Bahkan, pihaknya sudah menambah lagi vaksinator dari kesehatan sejumlah lebih dari 2.800. ditambah dari TNI-Polri dan terakhir dari Polda juga menambahkan 70 orang vaksinator untuk dilatih.

“Jumlah vaksinatirnya sudah 3.000 lebih, kita siap melaksanakan vaksinasi dengan tujuan nya tentu supaya Sumsel segera mencapai herd imunity,” katanya.

Tambahnya, minimal 70 persen masyarakat Sumsel sudah tervaksin untuk mencegah penularan dan pencegah adanya kematian juga kesakitan yang lebih parah jika terkena covid sehingga adanya juga kekebalan kelompok (herd immunity).

“Vaksin yang sudah terserap 1.100.000, sisa nya rata rata untuk dosis dua, kita tinggal menunggu tambahan dari pusat, mudah mudahan hal ini di dengar oleh pusat,” imbuhnya.

Pihaknya juga sudah meminta tambahan vaksin ke kementerian kesehatan dan meminta rapid antigen untuk menghadapi kondisi yang sekarang ini penularan semakin tinggi.

“Sumsel sudah bersiap, kita cek semua logistik yang ada, mulai dari obat, pmap, abd, dan semuanya sudah siap termasuk untuk oksigen Insya Allah aman,” terangnya.

Ia menghimbau, kepada masyarakat juga membantu pemerintah agar penularan ini tidak semakin meningkat. tentunya harus menjalankan prokes dengan ketat ini sangat besar pengaruh nya.

“Karena seberapa pun kita menyiapkan tempat tidur di rumah sakit dan tempat isolasi. tidak akan mampu mengatasi kalau masih masyarakat tidak menjaga protokol kesehatan,” tegasnya.

Ia juga memastikan, bahwa untuk stock obat obatan aman. Bahkan pihaknya baru menerima kiriman dari kementrian kesehatan sebanyak 30 ribu olsitamifir dan ini cukup untuk seminggu kedepan, isolasi mandiri juga disiapkan semua.

“Semua nya gratis. sudah di suplai dari pemerintah termasuk vitamin vitamin nya juga,” tuturnya.

Sementara itu, Plh Sekda Sumsel H. Akhmad Najib mengatakan, antusias orang tua untuk membawa anak-anak nya untuk di vaksin, animo nya sangat tinggi seperti yang ia lihat pada hari ini.

“Target nya perhari 1.000 anak, namun yang datang hampir 2.000 anak. sehingga melebihi dari yang di targetkan,” kagetnya.

Ia meminta kepada pihak RSMH bersama jajaran dan pihak kepolisian untuk bersama sama melaksanakan pengaturan. “Pengaturan ini sangat penting agar tidak terjadi kerumuman kerumunan,” paparnya.

Sehingga, ini juga menimbulkan pengaturan-pengaturan yang perlu ditegaskan. Pelaksanaan vaksin tetap berjalan dengan tertib agar jangan ada animo pemikiran yang jelek dari masyarakat.

“Mungkin anak yang di vaksin ada satu anak tapi yang nganternya 4 orang, ada juga yang bawa 2 anak tapi keluarga yang nganter sampai 6 orang,” tandasnya.

Pihaknya menghargai dan memberikan apresiasi kepada orang tua khususnya anak anak mereka dengan kesadaran sendiri mereka bawa. bahkan ada yang jadwalny jam 10 pagi malah sudah datang jam 7 pagi.

“Kami meminta kesadaran bersama sama untuk menjaga ketertiban dan tetap prokes dan vaksin tetap berjalan tapi tidak menimbulkan permasalahan yang baru,” tutupnya. (dkd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here