Home Sumsel Banyuasin Dua Pelaku Pencuri Perhiasan Senilai Rp 80 Juta Dibekuk Polsek Talang Kelapa

Dua Pelaku Pencuri Perhiasan Senilai Rp 80 Juta Dibekuk Polsek Talang Kelapa

fhoto : Polsek Talang Kelapa saat menggelar press release di halaman Polsek Talang Kelapa terkait penangkapan kedua pelaku pencuri perhiasan senilai Rp 80 juta/(bidiksumsel.com/dkd)

Banyuasin, bidiksumsel.com – Polsek Talang Kelapa kabupaten Banyuasin berhasil membekuk dua pelaku pencuri perhiasan. Diketahui kedua pelaku merupakan warga bangun jaya, Kayuagung kabupaten Ogan Komering Ilir.

Hal tersebut terungkap saat Polsek Talang Kelapa menggelar press release di halaman Polsek Talang Kelapa terkait penangkapan kedua pelaku tersangka Amin dan Ical, pencuri perhiasan senilai Rp 80 juta milik korban Shinta Roilan. Kamis, (19/08/2021).

Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Haris Munandar Hasyim didampingi Kanitreskrim Iptu Panji Nugroho menuturkan, Kedua tersangka beraksi pada hari senin (28/06/2021) pukul 18.30 WIB di parkiran Klinik Tri Medika Pratama Jalan Tanjung Api-Api Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin dengan cara merusak kunci mobil milik Korban memakai kunci letter T.

“Dari penyelidikan yang kami lakukan, ternyata kedua pelaku ini sudah berada di wilayah Kabupaten OKI. Mereka berada di Kayuagung untuk menjual gelang berlian tersebut. Tetapi, tidak ada yang mau menerimanya,” kata Haris.

Mengetahui kedua tersangka berada di Kayuagung, anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa langsung melakukan pengejaran terhadap keduanya. Hingga akhirnya, kedua tersangka ditangkap bersama barang bukti gelang berlian dan sejumlah perhiasan yang belum bisa dijual.

“Melihat dari cara tersangka ini bertindak, mereka ini spesialis. Sasarannya mobil yang sedang parkir. Saat beraksi, mereka menggunakan kunci leter T untuk merusak kunci pintu mobil,” jelasnya.

Pihak Polsek Talang Kelapa, saat ini juga masih melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan polsek lain di wilayah Sumsel. Karena, dari interogasi yang dilakukan kedua tersangka ini sudah sangat sering beraksi menggunakan modus yang sama.

“Untuk perhiasan, kami titipkan kepada korban karena rentan bila dititipkan ke Polsek. Nanti, bila dibutuhkan untuk persidangan, korban bersedia hadir membawa barang bukti,” tegasnya.

Sementara, kedua tersangka Amin dan Nazeli Parizal alias Ical pada hari tersebut berkeliling mencari mangsa, ketika melihat mobil yang terparkir di parkiran Klinik milik korban dan melihat ada tas di dalam mobil tersebut dengan berbekalkan kunci leter T, mereka langsung bereaksi merusak kunci mobil tersebut.

“Kami berhasil bawa kabur tas milik korban dan setelah di buka. Ternyata, dari dalam tas tersebut banyak terdapat perhiasan yang salah satunya gelang berlian,” papar Ical salah satu tersangka.

Dua tersangka pada awalnya, tidak tahu kalau gelang tersebut adalah berlian. Pada saat mereka bawa ke toko emas, hanya gelang emas yang mau dibeli. “Kata mereka yang putih itu berlian. Jadi tidak sanggup untuk membelinya,” tambahnya.

Dari hasil menjual gelang emas, mereka mendapatkan uang Rp 12 juta. Uang itu, mereka bagi dan digunakan untuk keperluan masing-masing.

Dari pengakuan Ical, uang jatahnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berobat anaknya. Begitu pula dengan Amin, menggunakan uang hasil menjual emas curian untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami sudah berupaya menjual ke sejumlah toko emas di Palembang, tidak ada yang sanggup membelinya. Kami coba bawa ke OKI, ternyata sama juga tidak sanggup membelinya. Makanya, kami bingung mau jual kemana lagi,” katanya.

Hingga satu bulan lamanya, gelang berlian dan cincin batu Ruby serta perhiasan lainnya tidak terjual. Meski sudah berkeliling, tetap saja perhiasan yang mereka tawarkan tidak ada yang mau membeli.

“Kami berencana untuk menyimpan bahkan dibuang apabila memang tidak ada yang mau membelinya,” ujarnya.

Sementara itu, korban Shinta Roilan mengucapkan terima kasih kepada Polsek Talang Kelapa Polres Banyuasin yang sudah menangkap pelaku pencurian tas berisikan perhiasan yang salah satunya gelang berlian miliknya.

“Saya tidak menyangka, kalau sejumlah perhiasan saya bisa kembali lagi. Terima kasih kepada pak Kapolsek dan jajarannya, sudah menangkap pelaku dan mengembalikan perhiasan saya,” singkatnya. (dkd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here