Home Sumsel Muara Enim Diduga Akibat Kegiatan Pembangunan Plaza Saringan, 4 Rumah Warga Talang Gabus Retak

Diduga Akibat Kegiatan Pembangunan Plaza Saringan, 4 Rumah Warga Talang Gabus Retak

fhoto: tampak keretakan dinding di salah satu rumah warga/Aidil Koster

Muara Enim, bidiksumsel.com – Sedikitnya ada 4 rumah warga RT 01 RW 02 Talang Gabus kelurahan Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim mengalami keretakan. Rabu malam, (23/06/2021)

Pasalnya, diduga kuat akibat kegiatan pembangunan Plaza Saringan di Pasar Baru Tanjung Enim dengan kontraktor PT. Parosai.

Salah satu warga yang rumahnya mengalami keretakan, Royani mengatakan, proyek ini sudah hampir 2 minggu berjalan. sebelumnya tidak menggunakan alat berat, tapi untuk selasa malam kemarin (22/06/2021) mereka telah menggunakan alat berat (Cobelco), dan mereka bekerja mulai pukul 19.00 Wib hingga keesokan harinya.

“Ketika pukul 23.00 wib, kami terasa bergoyang seperti ada gempa, dan diduga kegiatan inilah yang menyebabkan dinding rumah kami (warga) mengalami keretakan,” jelasnya saat diwawancarai bidiksumsel.com.

fhoto:tampak keretakan dinding rumah warga lainnya/Aidil Koster

Senada, salah satu warga lainnya, Roy Amad fauzi menambahkan, sebelumnya dinding ini tidak ada keretakan tapi diduga akibat kegiatan proyek yang membuat getaran hebat menyebabkan dinding mengalami keretakan.

“Saat ini ada 4 rumah yang telah diketahui dindingnya mengalami kerusakan. liat pak, retak galo, dari ruang tamu sampai kamar mandi, dan kita mintak pihak PT. Parosai selaku pelaksana proyek dapat bertanggung jawab atas keretakan dinding rumah warga,” ungkapnya menunjuk dinding rumah yang retak.

Sementara, Ketua RT 01, Rita menegaskan, bahwa keretakan rumah warga diduga kuat akibat pekerjaan pembangunan Plaza Saringan.

“Benar pak akibat kegiatan proyek malam itu menyebabkan getaran dan membuat sebagian dinding rumah warga mengalami keretakan, hal ini sudah kita laporkan kepihak kelurahan,” singkatnya menimpali.

Untuk diketahui, dari pantauan saat ini ada 4 rumah warga yang mengalami keretakan cukup parah.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Guntur selaku pimpinan proyek PT.Parosai mengatakan, pihaknya baru mengetahui mengenai hal tersebut, dan berjanji akan bertanggung jawab jika dugaan tersebut benar.

“Kita baru dapat informasi malam ini, besok kita cek dulu kelokasi. Kalau memang benar disebabkan oleh kegiatan kita, kita akan bertanggung jawab,” ujarnya singkat. (ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here