Home Nasional BMKG: Peringatan dini Gelombang tinggi terjadi di 27 perairan di Indonesia

BMKG: Peringatan dini Gelombang tinggi terjadi di 27 perairan di Indonesia

Palembang, bidiksumsel.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi di 27 perairan di Indonesia.

peringatan ini berlaku hari ini (21/03) pukul 07.00 Wib hingga Senin (22/03) pukul 07.00 Wib.

Melalui laman resmi bmkg.go.id, pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara pada umumnya bergerak dari Utara ke Timur Laut dengan kecepatan angin berkisaran 4-15 Knot.

sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari selatan bergerak dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 4-25 Knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Selatan Pulau Sumba, Perairan Kupang ke Pulau Rote, Samudra Hindia Selatan Bali hingga NTT.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

27 Perairan dengan tinggi gelombang 1,25-2,50 M (sedang) berpotensi terjadi di Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue ke Pulau Mentawai, Perairan Bengkulu ke Pulau Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan.

Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Selat Sumba Bagian Barat, Laut Sawu, Selat Sape bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sawu, Perairan Kupang ke Pulau Rote.

Samudra Hindia Selatan Pulau Sawu ke Pulau Rote, Laut Natuna bagian Utara, Laut Jawa, Perairan Utara Jawa Timur ke Kepulauan Kangean, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Flores bagian Barat, Perairan Kepulauan Sabalana, Laut Sumbawa bagian Utara.

Laut Sulawesi bagian Timur, Perairan Kepulauan Sangihe ke Kepulauan Talaud, Perairan Utara Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera ke Papua.

Sementara, Tinggi Gelombang 2,50-4,0 M (tinggi) berpeluang terjadi di Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai ke Lampung, Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Sumbawa, Selat Bali ke Lombok hingga Alas bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Jawa ke Pulau Sumba.

Atas potensi tersebut, BMKG menyarankan keselamatan harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 Knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 M).

sedangkan Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 Knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 M). Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 Knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 M), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo atau Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 Knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 M).

BMKG menghimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpotensi atau berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here