Home Nasional BMKG : Peringatan dini Gelombang tinggi 30 April-02 Mei 2021 terjadi di...

BMKG : Peringatan dini Gelombang tinggi 30 April-02 Mei 2021 terjadi di 25 perairan di Indonesia

Palembang, bidiksumsel.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi di 25 perairan di Indonesia.

peringatan ini berlaku hari ini (30/04/2021) pukul 07.00 Wib hingga Minggu (02/05/2021) pukul 07.00 Wib.

Melalui laman resmi bmkg.go.id, terdapat pola sirkulasi udara di Laut Arafuru. Pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara pada umumnya bergerak dari Timur Laut ke Timur dengan kecepatan angin berkisaran 5-15 Knot.

sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari selatan bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 Knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kupang ke Pulau Rotte, dan Laut Arafuru.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

23 Perairan dengan tinggi gelombang 1,25-2,50 M (sedang) berpotensi terjadi di Perairan Utara Sabang, Perairan Timur Simeulue ke Pulau Mentawai, Perairan Pulau Sawu hingga Kupang ke Pulau Rotte, Laut Sawu, Selat Sumba Bagian Barat.

Selat Sape Bagian Selatan, Laut Sulawesi Bagian Timur, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar.

Perairan Selatan Kepulauan Kei hingga Kepulauan Aru, Laut Arafuru, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, dan Selatan Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Sementara, Tinggi Gelombang 2,50-4,0 M (tinggi) berpeluang terjadi di Perairan BaratAceh, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Sumatera.

Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Pulau Sumba, Selat Bali ke Lombok ke Alas bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

Atas potensi tersebut, BMKG menyarankan keselamatan harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 Knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 M).

sedangkan Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 Knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 M). Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 Knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 M), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo atau Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 Knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 M).

BMKG menghimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpotensi atau berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here