Home Sumsel Banyuasin Askolani Berikan Bantuan Rp 10 juta Untuk Bedah Rumah

Askolani Berikan Bantuan Rp 10 juta Untuk Bedah Rumah

fhoto : Bupati Banyuasin H Askolani SH MH (berpeci) menyerahkan secara simbolis bantuan uang Rp 10 juta kepada Camat Talang Kelapa Arifin Nasution didepan keluarga Jumirin warga Desa Tanjung Sari RT 29 RW 06 kelurahan Sukomoro kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Jumat, (09/07/2021)/(bidiksumsel.com/dkd)

Banyuasin, bidiksumsel.com – Bupati Banyuasin H Askolani SH MH memberikan bantuan dana pribadi sebesar Rp 10 juta untuk bedah rumah kepada Jumirin warga Desa Tanjung Sari RT 29 RW 06 kelurahan Sukomoro kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Jumat, (09/07/2021)

Askolani mengungkapkan, apa yang di lakukan ini merupakan program Pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuasin yaitu program bedah rumah masyarakat di kabupaten Banyuasin yang berpenghasilan rendah dan memiliki rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni.

“Program bedah rumah ini merupakan inisiatif kami dengan menggunakan dana gotong royong bersama-sama, di awali dari saya secara pribadi bantuan dana sebesar Rp 10 juta, kemudian di tambah lagi dana Rp 10 juta dari pihak BAZNAS,” ujarnya.

Bantuan ini, lanjut Askolani, di serahkan kepada Camat Talang Kelapa, yang mana di prakarsai oleh Ketua RT 29 dan Ketua RW 06 Kelurahan Sukamoro diharapkan bisa selesai dengan waktu secepatnya mungkin.

“Setelah bertemu secara langsung, memang benar kondisi rumah nya memprihatinkan dan memang layak di bedah,” paparnya.

Tambah Askolani, Dana nya mungkin kurang untuk membangun rumah, maka dari itu dirinya menghimbau ke camat untuk bergotong royong dengan masyarakat yang ada di sukamoro kecamatan Talang Kelapa.

“Di tahun lalu (2020-red) kita sudah menyelesaikan 3800 rumah dan Insya Allah tahun ini kita targetkan 10 ribu rumah yang akan kita bedah, melalui dana APBD,” imbuhnya.

Dana APBD nya ada dari dana APBD Provinsi, APBD kabupaten dan melalui dana APBN pusat, dan tahun ini kabupaten Banyuasin mendapatkan bantuan sebanyak 600 unit rumah dari pemerintah pusat.

“Selain itu juga kami mendapat dana bantuan dari anggota DPR RI yakni Eddy Santana Putra dan Ishak Mekki,” ungkapnya.

Di tambah dengan dana desa melalui dana CSR dan dana BAZNAS dan dana gotong royong dari semua stokeholder juga ada dari orang-orang yang mempunyai kemampuan secara ekonomi.

“Kami ajak untuk gotong royong membedah rumah seperti yang kita lihat hari ini dan hari ini Alhamdulillah sudah ada 2 rumah yang kita lakukan bedah rumah. Namun untuk bedah rumah Jumirin dana nya Non dana APBD, akan tetapi dari dana gotong royong murni dari kita semua agar segera menyelesaikan,” tandasnya.

Jadi ada beberapa skema anggaran yang pihaknya sampaikan dalam pembangunan. “Mulai tahun ini sudah kita bangun lebih kurang ada hampir 2000 an rumah yang kita bedah, dan masih sekitar 8000 lagi dari target kita yang akan kita selesaikan di tahun 2021 ini, mudah mudahan Banyuasin tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni,” harapnya.

Sementara itu, Camat Talang Kelapa Arifin Nasution mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Banyuasin Askolani atas di bedah nya rumah untuk warga yang ada di kelurahan Sukomoro.

“Untuk tahun 2021 ini sudah ada 3 warga Sukomoro di RT 28 dan RT 29 yang rumah nya tak layak huni mendapatkan bantuan bedah rumah dari Bupati Banyuasin,” katanya.

Ketika di tanya syarat untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah dari pemkab Banyuasin, ia menjelaskan bahwa rumah nya memang tidak layak huni, lahan rumah yang akan di bedah milik sendiri dengan di buktikan surat hak milik (SHM).

“Selain itu pemilik rumah punya penghasilan yang terlalu minim, namun saya gak bisa menyebutkan nominalnya, artinya jika di bandingkan dengan UMR sangat tidak terbanding,” tukasnya.

Ia pun berharap dengan bantuan ini untuk segera di realisasikan pembedahan rumah warganya. “Apalagi memang rumahnya tidak layak, jika cepat selesai maka pemilik dengan segera bisa menggunakannya,” tutupnya. (dkd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here