Beranda Sumsel Ogan Ilir DPW PGK Sumsel Tancap Gas 2026, DPD Ogan Ilir Resmi Dilantik

DPW PGK Sumsel Tancap Gas 2026, DPD Ogan Ilir Resmi Dilantik

ist

Ogan Ilir, bidiksumsel.com – Memasuki awal tahun 2026, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Generasi Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan langsung tancap gas melakukan konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten dan kota. Langkah konkret tersebut ditandai dengan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGK Kabupaten Ogan Ilir yang digelar pada Sabtu (10/01/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi PGK Sumsel, sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam memperluas peran sosial, kebangsaan, dan pembangunan daerah hingga ke tingkat akar rumput.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H, Staf Ahli Bidang Hukum, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem), unsur Forkopimda, serta H. Muhsin Abdullah, S.T., M.M., M.T. selaku Dewan Pembina DPD PGK Kabupaten Ogan Ilir.

Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan pengurus DPD PGK Ogan Ilir bukanlah seremoni belaka, apalagi garis akhir dari sebuah perjuangan organisasi.

“Pelantikan ini bukan garis akhir, melainkan titik awal pengabdian. Saudara-saudara yang hari ini dilantik memikul amanah besar, karena akan menjadi jembatan antara nilai-nilai kebangsaan dan kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Firdaus di hadapan Ketua DPD PGK Ogan Ilir Dwi Surya Mandala beserta jajaran pengurus yang baru dilantik.

Firdaus menekankan bahwa Kabupaten Ogan Ilir memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan. Menurutnya, potensi unggulan daerah tersebut harus dikelola dengan visi kebangsaan dan keberpihakan pada masyarakat.

“Ogan Ilir memiliki sektor-sektor unggulan yang bukan hanya menjanjikan secara ekonomi, tetapi juga strategis bagi ketahanan bangsa,” ujarnya.

Secara khusus, Firdaus menyoroti sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung Kabupaten Ogan Ilir sekaligus salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan.

“Di sektor pertanian, tanah Ogan Ilir telah lama menjadi andalan. Tugas PGK ke depan adalah mendorong pertanian yang berdaulat, petani yang berpengetahuan, produksi yang bernilai tambah, dan tetap berpihak pada kearifan lokal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa DPD PGK Ogan Ilir harus tampil sebagai organisasi yang aktif bekerja di lapangan, bukan hanya aktif dalam forum dan wacana.

“DPD PGK Ogan Ilir harus menjadi organisasi yang bekerja, bukan sekadar berbicara. Harus hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, lalu bergerak bersama,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pengurus DPD PGK Ogan Ilir membangun kolaborasi luas dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas lokal, guna menciptakan program-program yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus turut menegaskan komitmen DPW PGK Sumatera Selatan untuk memberikan dukungan penuh terhadap langkah dan program strategis yang akan dijalankan DPD PGK Ogan Ilir.

“Saya garis bawahi, DPW PGK Sumatera Selatan akan berdiri tegak mendukung sepenuhnya gerakan-gerakan strategis DPD PGK Ogan Ilir selama itu untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa PGK Sumsel memasuki tahun 2026 dengan agenda besar memperkuat struktur organisasi dan memperluas kontribusi nyata di daerah. Dengan terbentuknya kepengurusan baru di Ogan Ilir, diharapkan PGK mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, penguatan ekonomi rakyat, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat.

Kehadiran unsur pimpinan daerah dan Forkopimda dalam acara tersebut juga menunjukkan dukungan dan harapan agar PGK dapat mengambil peran konstruktif dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menjadi ruang kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Ogan Ilir.

Dengan pelantikan ini, PGK Sumsel menegaskan langkah awalnya di tahun 2026: memperkuat barisan, merapikan struktur, dan menyiapkan organisasi agar lebih siap menjawab tantangan pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat di masa mendatang. (bd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here