Home Sumsel Muara Enim Akibat Itensitas Hujan Deras, dan Penyempitan Siring, RW 07 Pasar Tanjung Enim...

Akibat Itensitas Hujan Deras, dan Penyempitan Siring, RW 07 Pasar Tanjung Enim Terendam Banjir

fhoto : bidiksumsel.com/ak

Muara Enim, bidiksumsel.com – Terkait itensitas curah hujan yang cukup deras, dan penyempitan siring diduga akibat penyumbatan dari tiang penyangga pembangunan cor beton pekerjaan PTBA, RW 07 Kelurahan Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim terendam banjir. Rabu, (13/10/2021).

Alhasil, sejumlah toko dan rumah warga tak luput dari rendaman banjir, perabotan rumah tangga hingga barang dagangan ikut rusak lantaran rendaman banjir.

Ketua RW 07 Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Hijazi ,SIP menuturkan, ini diakibatkan intensitas curah hujan yang begitu lebat, dan diduga penumpukan material pasir, sampah akibat banyaknya tiang penyangga pembangunan cor beton yang belum dilepas.

“Sejumlah tokoh dan rumah terendam, tinggi air sebatas lutut orang dewasa, untuk kerugian belum bisa ditaksir, yang jelas warga dari tadi malam menjaga harta benda, dan membersihkan genangan lumpur didalam rumah maupun tokonya,” jelasnya.

Sementara, salah satu korban banjir pemilik toko zul aquarium, zul mengungkapkan, banjir semalam telah merusak barang dagangan dirinya, seperti makanan ikan (pelet) sekitar 80 kantong sedang, dan 2 unit aquarium juga rusak.

“Banjir kali ini menyebabkan kita mengalami kerugian sekitar 7 juta, harapan kami agar pihak kontraktor atau PT. BA bisa membantu kerugian kami,” pintanya.

Sementara itu, korban banjir lainnya pedagang pakaian, Nuraini juga mengalami hal yang sama. banyak dagangan pakaian yang rusak, seperti baju, sarung, dan lainnya.

“Barang yang sudah terendam banjir tidak bisa kami jual lagi, karena sudah terkena air dari saluran yang hitam, lebih kurang kerugian 3.500.000,-, harapan kami agar ada uang penggantian dari perusahaan yang melakukan pekerjaan pendistrian,” ulasnya.

Saat dikonfirmasi hal tersebut, pihak PT.BA (Team Kota Wisata) Budi Lasmono selaku Ketua infrastruktur team kota wisata mengatakan, untuk ganti rugi itu bagian CSR PTBA.

“Untuk kompensasi kerugian kepada pedagang yang mengalami kerugian, itu urusan CSR PTBA,” singkatnya. (ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here