Home Kota Palembang Diterpa Hujan, Cipayung Plus Palembang tetap Aksi Tolak UU Cipta Kerja di...

Diterpa Hujan, Cipayung Plus Palembang tetap Aksi Tolak UU Cipta Kerja di depan kantor Gubernur

Ajakan Pemkot Palembang untuk menerapkan protokol kesehatan

Palembang – Diterpa guyuran hujan, tidak menyurutkan ratusan Mahasiswa dari berbagai Organisasi Universitas di Kota Palembang dibawah Cipayung Plus Kota Palembang guna menyuarakan aspirasi menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law yang telah disahkan oleh DPR RI pada Senin (5/10) kemarin, Cipayung Plus Palembang tetap bertahan menggelar aksinya didepan Kantor Gubernur Sumsel. Jumat, (9/10)

Didalam tuntunannya melalui mobil Komando didepan kantor Gubernur, terdengar keras meminta agar Gubernur Sumsel Herman Deru dapat menemui mereka untuk menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law dan mengintruksikan jajaran dibawahnya sampai tingkat Desa agar menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law pula.

Mewakili aksi Cipayung Plus Palembang, Sekretaris PMII Palembang yang juga sebagai Koordinator Aksi Cipayung Plus Kota Palembang Agung Rohman mengatakan tuntutan pihaknya kepada Gubernur Sumsel ialah agar Gubernur Sumsel dapat menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law yang dinilainya merugikan kaum buruh.

“Tuntutan kami meminta kepada Gubernur Sumsel agar menemui kami dan menyatakan sikap agar menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law jika tidak, kami Siap menginap disini, sampai tuntutan kami dipenuhi,” ujarnya

Ia menegaskan, aksi yang digelar pihaknya telah berkomitmen dari awal akan berjalan dengan aksi damai.

“dari awal kita sudah komitmen akan aksi damai,” katanya

Sementara, Ketua PKC PMII Sumsel Husin Rianda menyampaikan tidak hanya menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law, namun pihaknya juga meminta kepada Pemerintah agar Pilkada serentak 2020 ditunda.

“Kami juga meminta untuk menunda Pilkada serentak 2020 kepada pemerintah karena keselamatan nyawa rakyat lebih penting daripada hanya persoalan Pilkada, ibadah haji saja bisa ditunda kenapa pilkada tidak,” ulasnya

Tidak berselang lama, Mewakili Gubernur Sumsel, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya bersedia menemui ratusan mahasiswa dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi ratusan mahasiswa tersebut.

“Kepada adikku mahasiswa, tuntutan kalian sudah diterima dan besok kami akan mengadakan rapat khusus bersama Forkopimda tentang UU Cipta Kerja Omnibus Law ini, tadi juga kami sudah berkomunikasi dengan Presiden, Presiden menyampaikan agar aspirasi tersebut disampaikan secara tertulis dan disampaikan langsung. Kamipun belum baca UU tersebut, tapi kami berjanji akan memperjuangkan aspirasi kalian,” singkatnya

Suasana sempat rusuh

Berdasarkan pantauan dilapangan, usai menyampaikan tanggapannya mewakili Gubernur. Massa Aksi tidak puas langsung mendorong dan mulai rusuh selama beberapa menit, namun langsung diredam melalui kedua pihak, baik para Mahasiswa maupun pihak keamanan. Tidak berselang lama, Aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law didepan kantor Gubernur mulai berangsur bubar. (yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here